Class for Beginner:

Google Earth Engine

Step by Step Mengolah Citra Satelit & Data PJ dengan Free Tools Google Earth Engine

Dari menampilkan citra Sentinel-2, membuat peta NDVI, membandingkan perubahan wilayah, hingga mengekspor hasil analisis ke QGIS.

Kamu akan dibimbing mulai dari mengenal workspace Google Earth Engine, menentukan wilayah analisis, mengambil citra Sentinel-2, membuat peta vegetasi, membaca perubahan wilayah pada dua periode, hingga menyiapkan peta yang siap digunakan untuk penelitian, laporan, dan presentasi.

Cocok untuk mahasiswa, peneliti, profesional, serta instansi yang membutuhkan data geospasial untuk analisis lingkungan, pertanian, kehutanan, kebencanaan, penggunaan lahan, dan perubahan wilayah.

Hasil yang ditargetkan:

  • Citra Sentinel-2 sesuai lokasi dan periode pilihan
  • Peta vegetasi berbasis indeks NDVI
  • Peta perbandingan perubahan wilayah pada dua periode
  • Insight area yang meningkat, menurun, atau relatif stabil
  • File hasil analisis dalam format GeoTIFF
  • Peta analisis siap laporan dan presentasi

Kamis-Jumat, 20-21 Agustus 2026

19.00 - 21.00 WIB

Live Zoom Meeting & Youtube

Kenapa kamu harus belajar di Pakarify?

Instruktur Expert di Bidangnya
Pemateri kami adalah praktisi industri yang terbukti kompeten di bidangnya masing - masing. Mereka mengajarkan materi dan strategi nyata yang sudah teruji, bukan sekadar teori buku, disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipraktekkan.
Materi kelas dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan industri terkini. Kami berfokus pada penguasaan tools modern dan kebutuhan skillset yang menjadi standar baru perusahaan top dan klien global tahun ini.
Di Pakarify, kami tidak hanya menjual wawasan. Anda akan dibekali studi kasus nyata, template siap pakai, dan simulasi workflow yang menjamin materi bisa langsung Anda terapkan ("Plug & Play").
Bergabung dengan Komunitas Pakarify dalam ekosistem profesional yang suportif. Anda berkesempatan berjejaring dengan ribuan karyawan, manajer, dan freelancer dari berbagai industri untuk berbagi info lowongan kerja, peluang proyek, hingga kolaborasi bisnis.
Kami fokus pada hasil. Skill yang Anda pelajari didesain untuk memberikan dampak langsung pada nilai tawar Anda baik untuk negosiasi kenaikan gaji maupun membuka keran pendapatan sampingan berskala global.

Kurikulum

Klik 🔒 untuk membuka potensial skillset kamu!
Mengenal Google Earth Engine dari Nol
  • Memahami Citra Satelit secara Sederhana

Peserta akan mengenal fungsi citra satelit dalam membaca kondisi wilayah tanpa masuk terlalu jauh ke teori penginderaan jauh. Materi difokuskan pada pemahaman dasar mengenai citra, band, data raster, periode perekaman, dan jenis informasi yang bisa diperoleh dari satelit.

Peserta memahami perbedaan citra biasa dengan citra satelit serta contoh penerapannya untuk vegetasi, pertanian, kehutanan, lingkungan, dan penelitian.

  • Mengenal Workspace Google Earth Engine

Peserta diperkenalkan dengan tampilan Google Earth Engine Code Editor, mulai dari area penulisan script, panel data, peta, console, hingga task export. Pembelajaran menggunakan pendekatan copy, run, dan modify, sehingga peserta tidak perlu menulis kode dari nol.

Peserta berhasil membuka script template dan menampilkan peta pertamanya di Google Earth Engine.

  • Menentukan Area of Interest

Peserta belajar menentukan wilayah analisis menggunakan drawing tools atau batas administrasi yang telah disediakan. Konsep Area of Interest dijelaskan secara praktis sebagai wilayah yang ingin diamati.

Peserta memilih satu wilayah untuk digunakan selama praktik.

  • Mengambil Citra Sentinel-2

Peserta mempraktikkan cara memanggil citra Sentinel-2 berdasarkan lokasi dan rentang waktu tertentu. Peserta juga diperkenalkan dengan filter tanggal dan tutupan awan secara sederhana. 

Peserta berhasil menampilkan citra satelit wilayah pilihannya tanpa mengunduh file citra secara manual.

  • Memahami NDVI secara Praktis

Peserta memahami NDVI sebagai indeks sederhana untuk membaca kondisi kehijauan atau kerapatan vegetasi. Penjelasan difokuskan pada cara membaca hasil, bukan pada perhitungan matematis yang kompleks.

Peserta memahami arti nilai vegetasi rendah, sedang, dan tinggi.

  • Menjalankan Script NDVI

Peserta menggunakan script template untuk menghasilkan peta NDVI dari citra Sentinel-2. Peserta hanya perlu mengganti wilayah, tanggal, dan beberapa parameter sederhana.

Peserta berhasil membuat peta NDVI wilayah masing-masing. 

  • Mengatur Tampilan dan Legenda

Peserta mempelajari cara mengatur visualisasi peta agar lebih informatif, mulai dari menentukan rentang nilai, memilih tampilan warna, memberi nama layer, hingga menambahkan legenda sederhana.

Peserta menghasilkan peta vegetasi yang lebih mudah dibaca dan siap digunakan sebagai bahan laporan awal.

  • Membaca Hasil NDVI

Peserta belajar mengidentifikasi area dengan tingkat vegetasi rendah, sedang, dan tinggi berdasarkan tampilan peta.

Peserta mampu menuliskan kesimpulan awal mengenai kondisi vegetasi wilayah yang dianalisis.

  • Membandingkan Kondisi Dua Periode

Peserta belajar memilih dua periode berbeda, misalnya tahun 2022 dan 2026, untuk membandingkan kondisi vegetasi atau wilayah.

Peserta menghasilkan dua peta NDVI dari periode yang berbeda sebagai dasar analisis perubahan.

  • Membuat Peta Perubahan Wilayah

Peserta menggunakan template analisis sederhana untuk menghitung perbedaan antara dua periode. Hasil tersebut digunakan untuk mengidentifikasi area yang mengalami peningkatan, penurunan, atau kondisi yang relatif stabil.

Peserta menghasilkan peta perubahan wilayah tanpa menggunakan metode statistik atau coding yang kompleks.

  • Membaca dan Menuliskan Insight

Peserta diarahkan agar hasil analisis tidak berhenti pada tampilan peta. Peserta belajar mengidentifikasi Area yang mengalami penurunan vegetasi, Area yang mengalami peningkatan vegetasi, Area yang relatif stabil, Area yang perlu diperiksa lebih lanjut dan Kemungkinan penggunaan hasil dalam laporan atau penelitian.

Peserta menyusun tiga insight utama berdasarkan hasil analisis masing-masing.

  • Memahami Batas Interpretasi

Peserta memahami bahwa perubahan pada citra satelit perlu dibaca secara hati-hati dan dapat dipengaruhi oleh musim, kondisi awan, waktu perekaman, serta karakteristik wilayah.

Peserta mampu membedakan antara hasil visual awal dengan kesimpulan yang masih memerlukan validasi lapangan atau data pendukung.

  • Mengekspor Hasil Analisis

Peserta belajar mengekspor hasil Google Earth Engine ke format GeoTIFF melalui Google Drive. Pengaturan export dijelaskan secara praktis, mulai dari wilayah analisis, resolusi, nama file, hingga folder penyimpanan.

Peserta berhasil mengunduh satu file hasil analisis yang siap digunakan pada software GIS. 

  • Membuka dan Mengolah Hasil di QGIS

Peserta mempraktikkan cara membuka hasil export di QGIS, menyesuaikan simbologi, menambahkan batas administrasi, dan memastikan layer tampil dengan benar.

Peserta menggabungkan hasil analisis Google Earth Engine dengan workflow QGIS yang sudah familiar.

  • Menyiapkan Peta Siap Presentasi

Peserta belajar menyusun output akhir yang terdiri dari judul, peta, legenda, sumber data, insight utama, dan kesimpulan.

Peserta menghasilkan satu halaman peta analisis yang siap digunakan untuk laporan, penelitian, atau presentasi profesional. 

📋 Persiapan Kelas

Apa yang perlu Anda persiapkan?

Laptop & Internet

Zoom Meeting dan koneksi jaringan yang stabil

Tools Website Development

Alat untuk development

Brief Bisnis

Brief singkat tentang bisnismu (opsional)

Profil Pembicara

Dr. Firman Hadi

Dosen Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

20+ Tahun Pengalaman di Bidang Geospasial & Penginderaan Jauh
GIS Expert untuk Proyek ADB, JAXA, World Bank & Bappenas RI
✅ Spesialis GEE Lahan, Vegetasi, Pertanian, Kebencanaan & Monitoring Deforestasi

Pendidikan

Doctoral Degree

Specialized in Remote Sensing and Landscape Ecology (2006–2011)

Bandung Institute of Technology (ITB), Indonesia

Deskripsi:

  • Meraih gelar Doktor dengan spesialisasi pada bidang Remote Sensing dan Landscape Ecology.
  • Fokus penelitian pada pengembangan algoritma penginderaan jauh dan analisis spasial untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data geospasial.
  • Memiliki latar belakang akademik yang kuat dalam Geographic Information System (GIS), Remote Sensing, dan Spatial Modelling.

Short Course

Short course on Climate Change, Waste Management, and Biodiversity (2010–2011)

Nagoya University Global Environmental Leader Programme, Japan

NUGELP Short-Term is an international program offered at the Graduate School of Environmental Studies, Nagoya University, Japan.

The six-month program is implemented as a part of the NUGELP Full-Term (Master Course), which aims to foster future environmental leaders who can propose concrete solutions to various environmental problems at a policy and technology arena around the world.

Master of Engineering

Specialized in Remote Sensing (2002–2004)

Bandung Institute of Technology, Indonesia

Bachelor of Science

Specialized in Ecology and Conservation (1994–2001)

Padjadjaran University, Indonesia

Lecturer, Department of Geodesy Engineering

Diponegoro University, Indonesia

(sekarang)

Deskripsi:

  • Dosen pada Departemen Teknik Geodesi Universitas Diponegoro dengan fokus pada bidang Geographic Information System (GIS), Remote Sensing, dan Spatial Decision Support System (SDSS).
  • Memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengembangan sistem geospasial, analisis spasial, dan pemanfaatan teknologi penginderaan jauh.
  • Aktif dalam penelitian, pelatihan, serta pengembangan kapasitas di bidang GIS, WebGIS, dan Remote Sensing.

GIS Manager, PT. Indotech Suryatama Abadi, Indonesia

(Jan 2019 – Jan 2020)

Program Specialist, GeoInformatics Center, Asian Institute of Technology, Thailand

(Sep 2014 – Dec 2018)

Deskripsi:

  • Berperan sebagai spesialis geospasial dalam berbagai proyek internasional bersama World Bank, Asian Development Bank (ADB), JAXA, dan FAO.
  • Memimpin berbagai program pelatihan GIS, Remote Sensing, dan WebGIS bagi pemerintah, akademisi, dan profesional dari berbagai negara.
  • Berpengalaman dalam implementasi teknologi geospasial untuk kebencanaan, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Lead Architec & Geospatial Information System Expert, CV Torche, Indonesia.

The Development of the Integrated Digital Model of Agriculture and Irrigation (IDMAI)

https://pangan.bappenas.go.id

Client: Ministry of National Development Planning of
the Republic of Indonesia

(Feb 2024 – sekarang)

Deskripsi:

Deskripsi:

  • Memimpin pengembangan Integrated Digital Model of Agriculture and Irrigation (IDMAI), sebuah Spatial Decision Support System (SDSS) skala nasional.
  • Bertanggung jawab dalam perancangan arsitektur sistem, pengembangan basis data geospasial, dan analisis spasial untuk mendukung pengambilan keputusan nasional.
  • Mengembangkan sistem geospasial untuk mendukung perencanaan pembangunan sektor pertanian dan irigasi di Indonesia.

GIS Expert & International Consultant

Client:

World Bank, ADB, JAXA, FAO, dan Kementerian PPN/Bappenas RI

(2014 – sekarang)

Deskripsi:

  • Terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional dan internasional sebagai GIS Expert, Spatial Analyst, WebGIS Specialist, dan Geospatial System Architect.
  • Mengembangkan berbagai Spatial Decision Support System (SDSS) untuk bidang kebencanaan, investasi, pertanian, irigasi, dan perencanaan pembangunan.
  • Berpengalaman merancang dan mengimplementasikan WebGIS serta sistem geospasial operasional untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Professional Trainer, GIS, Remote Sensing & WebGIS.

Negara Client: Indonesia, Thailand, Bhutan, Laos, Ethiopia

(2007 – sekarang)

Deskripsi:

  • Menjadi trainer dan narasumber dalam berbagai pelatihan GIS, QGIS, Remote Sensing, SAR, dan WebGIS di tingkat nasional maupun internasional.
  • Telah memberikan pelatihan kepada akademisi, pemerintah, lembaga internasional, dan profesional dari berbagai negara di Asia dan Afrika.
  • Berpengalaman menyelenggarakan pelatihan bersama ADB, JAXA, BRIN, FAO, dan Asian Institute of Technology (AIT).

JENESYS Scholarship for Nagoya University Global Environmental Leader Programme – Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology, Japan (2010)

Scholarship for Researcher, Author, Writer, Artist, Journalist, Sportmen and Public Figure – Directorate of Higher Education, Ministry of Education, Indonesia (2011)

Susanti Withaningsih, Muhammad Galih Ramdhani, Firman Hadi, and Parikesit. 2025.

Correlations between human-modified landscape structure and bird diversity in Paseh Sub-district, Sumedang District, Indonesia. BIODIVERSITAS. Vol. 26, No. 4, April. 2025. pp. 1706 – 1719.

Budhi Gunawan, Oekan Soekotjo Abdoellah, Firman Hadi, Gianrico Jualn Alifi, Riky Novalia Suhendi, Inas Yaumi Aisharya and Wahyu Gunawan. 2023.

From Laborers to Coffee Farmers: Collaborative Forest Management in West Java, Indonesia. Sustainability, 15(9), 7722.

Firman Hadi, Laode Muhammad Sabri, Yudo Prasetyo and Bambang Sudarsono. 2023.

Leveraging Time-Series Imageries and Open Source Tools for Enhanced Land Cover Classification. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 1276 012035

Luthpi Padhlulloh, Parikesit, and Firman Hadi. 2021.

Land Suitability Evaluation Of New Settlement For Citizen Affected By The Construction Of Cisokan Reservoir In West Bandung. E3S Web of Conferences 249, 03014.

Apa kata mereka tentang Pakarify?

“Sudah baik, narasumber sangat kompeten dengan penjelasan yang sangat mudah dimengerti dan bermanfaat.”

Harun Al Rasyid
Dosen Universitas Brawijaya

“Penjelasannya materi mudah dipahami dan dilengkapi tutorial. Hal tersebut, sangat bermanfaat bagi Saya yang masih pemula.”

Nursakti Niko Rosandy
Manager PT Telkom Indonesia

“Baik sekali, menambah pengetahuan, Semoga ada pelatihan secara offline”

Muhammad Irvansyah
Konsultan PT Centria Integrity Advisory
📚 Ebook Gratis

E-Book Gratis Masterclass App & Software

Dapatkan GRATIS 3 E-book seharga RATUSAN RIBU bagi peserta yang mendaftar di website Pakarify!

Return Of Investment Kelas Pakarify

Pelajari keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan dapat langsung diterapkan untuk mendukung karier, proyek, maupun peluang profesional Anda.

Peluang kerja di bidang GEE dan geospasial diproyeksikan tumbuh 11% dalam dekade mendatang.

Sumber: U.S. Bureau of Labor Statistics, 2024 

Permintaan industri terhadap keterampilan geospasial diperkirakan meningkat hingga 21,5%.

Sumber: Lightcast Labor Market Analytics, 2024 

Nilai pasar industri geospasial global diproyeksikan menembus US$309 miliar pada tahun 2034.

Sumber: Fortune Business Insights, 2025 

Kuota Terbatas

Segera daftarkan dirimu sekarang!

Starter

Untuk Akses Gabung Kelas & Komunitas

Rp 99k

Akses Live Zoom Eksklusif
Live YouTube Eksklusif
Grup Pakarify Network
Networking & update info kelas
Free Ebook QGIS Essentials (hari Ini)

Professional

Untuk Output Materi & Support Belajar

Rp 129k

Semua Benefit Starter, dan
Salinan Materi Kelas Pakarify
Free 2 Ebook AI Premium Pakarify
QnA WhatsApp dengan Mentor
E-Certificate Pakarify Class
Gratis Notulensi Kelas
*Upgrade ke Exclusive untuk Lifetime Recording + Bonus

Exclusive
BUY 1 GET 2 Class QGIS

Untuk Upgrade Skill & Jadi Pakar

Rp 350k

Rp 169k

Semua Benefit Professional, ditambah
Free Recording Kelas Selamanya
Free Live Konsultasi Mentor*
Akses Lebih Awal ke Pakarify Insight
Bebas Pilih 3 Ebook Pakarify
Diskon 10% Kelas Berikutnya
Free Kelas QGIS Essentials (Pemula)
Free Ebook Panduan QGIS
Diskon 15% 1on1 Private Consultant

Formulir Pendaftaran

Silakan isi data diri Anda di bawah ini untuk mendaftar kelas ini

Form Pendaftaran Kelas App&Software#3