Carbon Accounting For Beginner:
Masterclass Carbon Accounting
Kuasai Skill Menghitung Karbon Emisi untuk Laporan ESG
Dari mengenali sumber emisi, mengolah activity data, menggunakan emission factor, hingga menghitung emisi Scope 1 & Scope 2 dengan Spreadsheet.
Kamu akan dibimbing memahami alur Carbon Accounting secara praktis, mulai dari menentukan boundary dan sumber emisi, mengklasifikasikan Scope 1, 2, dan 3, menyiapkan activity data dan emission factor, hingga menghitung emisi CO₂e menggunakan spreadsheet.
Cocok untuk profesional sustainability/ESG, staf perusahaan, konsultan, mahasiswa, maupun pemula yang ingin mulai membangun kompetensi di bidang Carbon Accounting dan sustainability.
Hasil yang ditargetkan:
- Mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sumber emisi berdasarkan Scope 1, 2, dan 3
- Mampu menentukan boundary dan kebutuhan data perhitungan emisi
- Tabel activity data dan emission factor yang siap digunakan
- Hasil kalkulasi emisi Scope 1 & Scope 2 menggunakan spreadsheet
- Contoh kalkulasi sederhana Scope 3
- Mini carbon inventory yang merangkum hasil emisi berdasarkan scope
- Ringkasan hasil Carbon Accounting sebagai fondasi informasi untuk laporan ESG.
Kamis, 10 September 2026
19.00 - 21.00 WIB
Live Zoom Meeting & Youtube
Kenapa kamu harus belajar di Pakarify?
Instruktur Expert di Bidangnya
Pemateri kami adalah praktisi industri yang terbukti kompeten di bidangnya masing - masing. Mereka mengajarkan materi dan strategi nyata yang sudah teruji, bukan sekadar teori buku, disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipraktekkan.
Kurikulum "Market-Fit" 2026
Materi kelas dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan industri terkini. Kami berfokus pada penguasaan tools modern dan kebutuhan skillset yang menjadi standar baru perusahaan top dan klien global tahun ini.
100% Praktik & Siap Pakai
Di Pakarify, kami tidak hanya menjual wawasan. Anda akan dibekali studi kasus nyata, template siap pakai, dan simulasi workflow yang menjamin materi bisa langsung Anda terapkan ("Plug & Play").
High-Value Networking
Bergabung dengan Komunitas Pakarify dalam ekosistem profesional yang suportif. Anda berkesempatan berjejaring dengan ribuan karyawan, manajer, dan freelancer dari berbagai industri untuk berbagi info lowongan kerja, peluang proyek, hingga kolaborasi bisnis.
Akselerasi Karir & Pendapatan
Kami fokus pada hasil. Skill yang Anda pelajari didesain untuk memberikan dampak langsung pada nilai tawar Anda baik untuk negosiasi kenaikan gaji maupun membuka keran pendapatan sampingan berskala global.
Kurikulum
Klik 🔒 untuk membuka potensial skillset kamu!
Memahami Fundamental Carbon Accounting untuk ESG
- Memahami Carbon Accounting, GHG, dan Scope Emisi
Peserta diperkenalkan dengan carbon accounting sebagai proses mengidentifikasi, menghitung, dan merangkum emisi gas rumah kaca dari aktivitas organisasi. Materi mencakup pemahaman sederhana mengenai GHG, CO2 equivalent, serta perbedaan Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 melalui contoh aktivitas seperti penggunaan bahan bakar, konsumsi listrik, perjalanan dinas, dan aktivitas rantai nilai. Fokus pembelajaran diarahkan pada kemampuan peserta mengenali sumber emisi dan menentukan klasifikasinya sebelum melakukan perhitungan.
Peserta mampu menjelaskan konsep dasar carbon accounting serta mengklasifikasikan contoh sumber emisi ke dalam Scope 1, Scope 2, dan Scope 3.
- Menentukan Boundary dan Memetakan Sumber Emisi
Peserta belajar menentukan ruang lingkup atau boundary perhitungan agar proses pengumpulan dan pengolahan data dilakukan secara konsisten. Melalui contoh kasus sederhana, peserta mengidentifikasi periode dan aktivitas yang akan dianalisis, kemudian memetakan sumber emisi yang relevan. Tahapan ini menjadi dasar sebelum melakukan kalkulasi karena peserta perlu mengetahui terlebih dahulu aktivitas apa yang dihitung, termasuk dalam scope mana, serta data apa yang dibutuhkan dari setiap aktivitas tersebut.
Peserta menghasilkan pemetaan sederhana yang memuat boundary, sumber emisi, klasifikasi scope, dan kebutuhan data untuk contoh kasus yang diberikan.
Menyiapkan Activity Data dan Emission Factor
- Mengidentifikasi dan Menyiapkan Activity Data
Peserta mempelajari cara menerjemahkan aktivitas operasional menjadi activity data yang dapat digunakan dalam perhitungan, misalnya konsumsi bahan bakar, penggunaan listrik, atau jarak perjalanan. Peserta kemudian menyusun data tersebut secara terstruktur berdasarkan jenis aktivitas, periode, nilai, dan satuannya. Pembahasan juga mencakup pentingnya memeriksa kelengkapan dan konsistensi unit agar data dari berbagai sumber tidak langsung digunakan dalam kalkulasi tanpa melalui proses pengecekan terlebih dahulu.
Peserta menghasilkan tabel activity data sederhana yang memuat sumber emisi, nilai aktivitas, satuan, periode, dan klasifikasi scope.
- Memahami Emission Factor dan Menyamakan Satuan
Peserta diperkenalkan dengan fungsi emission factor sebagai nilai yang menghubungkan activity data dengan estimasi emisi. Peserta belajar membaca faktor emisi yang telah disediakan dalam latihan, mencocokkannya dengan jenis aktivitas, memperhatikan unit, serta memahami pentingnya mencatat sumber faktor emisi. Peserta juga mempraktikkan pengecekan dan penyesuaian satuan sebelum kalkulasi agar activity data dan emission factor memiliki basis perhitungan yang sesuai dan tidak menghasilkan kesalahan kalkulasi.
Peserta mampu memasangkan activity data dengan emission factor yang sesuai serta menyiapkan satuan data yang siap digunakan untuk perhitungan.
Menghitung Emisi Karbon dengan Spreadsheet
- Mempraktikkan Formula Perhitungan Emisi
Peserta mempelajari logika dasar kalkulasi emisi dengan menghubungkan activity data dan emission factor, kemudian mempraktikkannya melalui spreadsheet latihan. Perhitungan dilakukan secara bertahap menggunakan beberapa contoh aktivitas Scope 1 dan Scope 2 sehingga peserta dapat melihat hubungan antara data input, faktor emisi, formula, dan hasil akhir. Pembelajaran difokuskan pada kemampuan memahami asal angka dan alur kalkulasi, bukan sekadar memasukkan angka ke dalam template spreadsheet.
Peserta berhasil melakukan kalkulasi emisi Scope 1 dan Scope 2 serta memahami alur perhitungan dari activity data hingga menghasilkan nilai emisi.
- Mencoba Kalkulasi Scope 3 dan Memeriksa Hasil
Peserta melanjutkan praktik dengan satu contoh aktivitas Scope 3 dalam cakupan yang disederhanakan untuk kelas pemula. Setelah melakukan kalkulasi, peserta belajar memeriksa kembali hasil dengan mengecek klasifikasi scope, activity data, satuan, emission factor, dan formula yang digunakan. Pembahasan ini juga menekankan bahwa Scope 3 dalam praktik dapat memiliki cakupan yang lebih luas, sehingga latihan difokuskan pada pemahaman mekanisme perhitungan dan proses pengecekan sebelum hasil digunakan lebih lanjut.
Peserta menghasilkan contoh kalkulasi Scope 3 dan mampu menggunakan checklist sederhana untuk memeriksa potensi kesalahan pada hasil perhitungan.
Menyusun Inventarisasi Emisi untuk Laporan ESG
- Menyusun Tabel Inventarisasi Emisi
Peserta menggabungkan hasil perhitungan ke dalam tabel inventarisasi emisi sederhana yang memuat sumber emisi, scope, activity data, satuan, emission factor, dan hasil emisi. Peserta kemudian mengelompokkan hasil berdasarkan Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 agar struktur data lebih mudah dibaca dan ditelusuri kembali. Tahapan ini membantu peserta memahami bagaimana data aktivitas yang sebelumnya tersebar dapat disusun menjadi informasi emisi yang lebih sistematis sebagai dasar pengolahan data untuk kebutuhan ESG.
Peserta menghasilkan satu tabel inventarisasi emisi sederhana yang merangkum sumber emisi, data perhitungan, dan hasil berdasarkan masing-masing scope.
- Membaca Hasil dan Menyiapkan Ringkasan untuk ESG
Peserta belajar membaca hasil inventarisasi dengan mengidentifikasi sumber emisi yang telah dihitung, membandingkan kontribusi dari data latihan, serta mengenali informasi yang masih perlu dilengkapi. Peserta kemudian menyusun ringkasan sederhana yang menjelaskan hasil perhitungan beserta boundary dan batasan datanya. Materi menekankan bahwa angka emisi perlu disertai konteks dan dokumentasi metode sehingga peserta memahami hubungan antara proses carbon accounting dengan penyajian informasi emisi untuk kebutuhan laporan ESG.
Peserta menghasilkan ringkasan hasil carbon accounting yang memuat nilai emisi berdasarkan scope, sumber emisi utama pada data latihan, boundary, dan catatan keterbatasan data.
📋 Persiapan Kelas
Apa yang perlu Anda persiapkan?
Laptop & Internet
Zoom Meeting dan koneksi jaringan yang stabil
Tools Website Development
Alat untuk development
Brief Bisnis
Brief singkat tentang bisnismu (opsional)
- 🗓️ Jadwal dapat berubah menyesuaikan situasi
- ℹ️ Informasi perubahan jadwal akan disampaikan melalui grup kelas dan media sosial resmi Pakarify
Profil Pembicara
Nada Nisrina Amri, M.Si
Sustainability & Climate Change Consultant
✅ Consultant GHG Accounting, Sustainability & Climate
✅ Menangani Perhitungan Emisi Scope 1, 2 & 3 untuk PT Bukit Asam Tbk, DCI Indonesia, Pulau Sambu & Astra Agro Lestari
✅ Spesialis GHG Protocol, ISO 14064/14067, LCA, Carbon Footprint & Sustainability Reporting
Pendidikan
Master Degree
Natural Resources and Environmental Management Science (2022 – 2024)
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Student Delegation
The International Summer Program (2023)
Central Luzon State University (CLSU), Philippines
Thesis:
Greenhouse Gas (GHG) Emissions in Palm Oil Production Determined under Different
Guidelines.
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153413
Bachelor’s Degree
Biology (2017 – 2021)
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Student Delegation
STEP Environment Camp (2019)
National University of Singapore (NUS), Singapore
Undergraduate Thesis:
Effects of Feed Types on The Performance and Mortality of Black Soldier Fly Larvae (Hermetia illucens L.)
https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/56728/1/NADA%20NISRINA%20AMRI-FST.pdf
Pengalaman Professional
Sustainability and Climate Change Consultant
PT Solusi Transisi Iklim (TruCarbon)
(2025 – sekarang)
Deskripsi:
- Led end-to-end GHG assessments (Scope 1, 2, 3) across multiple industries, ensuring compliance with GHG Protocol, GRI, and ISO 14064
- Assisted ISO 14064-3 verification process for GHG inventory
- Delivered Product Carbon Footprint (PCF) analyses aligned with ISO 14067
- Prepared and delivered sustainability and ESG reports aligned with GRI and IFRS standards
- Developed decarbonization roadmaps and net-zero strategies for corporate clients
- Contributed to development of the “TruCount” platform, building out Scope 3 emissions calculation logic and ESG matrix features
Pengalaman Praktisi (Project)
- PT Bukit Asam Tbk: Calculated GHG emissions (Scope 1, 2, and 3) and GHG Inventory Report
- PT DCI Indonesia Tbk: Calculated GHG emissions (Scope 1, 2, and 3) and GHG Inventory Report
- PT Pulau Sambu: Calculated GHG emissions (Scope 1 and 2), GHG Inventory Report, and
Sustainability Report - PT Pulau Sambu (PSKE Site): Calculated Product Carbon Footprint (PCF) for RBDCNO Product
and PCF Report - PT Sari Makmur Tunggal Mandiri (Nestlé Supplier): Calculated GHG emissions (Scope 1, 2, and
3), developed Decarbonization Roadmap, project proposal for Nestlé to support Sari Makmur’s
emission reduction initiative, and assisted ISO 14064-3 verification for GHG inventory reporting - PT ESG (Tech-based Project – Biochar from Rice Husk): Developed Feasibility Study (FS)
Report; calculated Net Carbon Storage (NCS) based on Puro.earth and Isometric methodology - PT Pulau Sambu (Tech-based Project – Boiler from Biomass): Developed Feasibility Study (FS)
Report in accordance with Verra standard - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI): Supported Sustainability Report development in
compliance with POJK 51 and GRI Standards
Researcher
Client: PT Astra Agro Lestari, Tbk (Head Office, Siak, and Rokan Hulu, Riau)
(Oct 2022 – Dec 2024)
Deskripsi:
- Understanding business processes, upstream to downstream emissions
- Collecting input data for data inventory
- Calculating and analyzing GHG emissions from CPO production using different guidelines (RSPO, ISCC, GHG Protocol SBTi FLAG), applying Life Cycle Assessment (Cradle to gate) according to ISO 14040:2006 and IPCC methodologies
Health & Safety Officer
Client: PT Agro Apis Palacio
(Nov 2022 – Nov 2023)
Deskripsi:
- Ensure compliance with occupational health and safety (OHS) regulations through regular inspections and risk assessments
- Conduct safety training and promote awareness to prevent workplace accidents and improve safety culture
Project Management
Client: PT Etana Biotechnologies Indonesia
(Oct 2021 – Oct 2022)
Deskripsi:
- Collaborate with cross-functional teams to coordinate resources, allocate tasks, and monitor project progress
- Develop and maintain project timelines, milestones, and deliverables for both internal and external projects
- Act as a liaison between the organization and external partners to ensure seamless project execution and alignment with contractual agreements
- Identify and mitigate project risks, implementing effective risk management strategies to ensure project success
Pengalaman Pembicara
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Direktorat Bina Pengujian K3) – Invited Speaker at RADAR (Ruang Aspirasi, Diskusi, dan Argumentasi Rabu) – Integrating GHG Emissions into OHS Practices
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (PT SMART Tbk) – Invited Speaker at Sinar Mas Group Seminar on Carbon Project Evolution, Carbon Policy (EUDR), and GHG Inventory in the Palm Oil Industry
British Standards Institution (BSI) Indonesia – Presented at the seminar Measure, Verify, Act: Accelerating GHG Accounting & Verification to Empower Corporate Climate Action
Publikasi
- Industrial Air Pollution Control and Integration of GHG Emission Monitoring in Indonesia
https://trucarbon.co/blogs/details/20251030102453-industrial-air-pollution-control-and-integration-of-greenhouse-gas-ghg-emission-monitoring-in-indonesia–policy-brief—trucarbon
- Differences in greenhouse gas emission calculation guidelines for palm oil and its implication on mitigation planning
https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1266/1/012066
- Carbon emission reduction scenario in palm oil production
https://doi.org/10.1051/bioconf/202517502001
- Mortality, Development and Nutrient Content of Black Soldier Fly Larvae (Hermetia illucens L.) Maintained on Different Types of Household Organic Waste
https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1220/1/012018
- Longevity and Fecundity of Female Black Soldier Fly (Hermetia illucens L.) Maintained with Honey Solution at Different Concentrations
https://eudl.eu/doi/10.4108/eai.24-11-2023.2346489
- Hubungan Bekerja dari Rumah (Work From Home) dengan Kinerja Karyawan PT. UM Jakarta
Selatan
Jurnal K3 Indonesia Volume VI. Nomor 2
Budhi Gunawan, Oekan Soekotjo Abdoellah, Firman Hadi, Gianrico Jualn Alifi, Riky Novalia Suhendi, Inas Yaumi Aisharya and Wahyu Gunawan. 2023.
From Laborers to Coffee Farmers: Collaborative Forest Management in West Java, Indonesia. Sustainability, 15(9), 7722.
Firman Hadi, Laode Muhammad Sabri, Yudo Prasetyo and Bambang Sudarsono. 2023.
Leveraging Time-Series Imageries and Open Source Tools for Enhanced Land Cover Classification. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 1276 012035
Luthpi Padhlulloh, Parikesit, and Firman Hadi. 2021.
Land Suitability Evaluation Of New Settlement For Citizen Affected By The Construction Of Cisokan Reservoir In West Bandung. E3S Web of Conferences 249, 03014.
Apa kata mereka tentang Pakarify?
“Sudah baik, narasumber sangat kompeten dengan penjelasan yang sangat mudah dimengerti dan bermanfaat.”
Dosen Universitas Brawijaya
“Penjelasannya materi mudah dipahami dan dilengkapi tutorial. Hal tersebut, sangat bermanfaat bagi Saya yang masih pemula.”
Manager PT Telkom Indonesia
“Baik sekali, menambah pengetahuan, Semoga ada pelatihan secara offline”
Konsultan PT Centria Integrity Advisory
📚 Ebook Gratis
E-Book Gratis Masterclass App & Software
Dapatkan GRATIS 3 E-book seharga RATUSAN RIBU bagi peserta yang mendaftar di website Pakarify!
Return Of Investment Kelas Pakarify
Pelajari keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan dapat langsung diterapkan untuk mendukung karier, proyek, maupun peluang profesional Anda.
- Green Skills Lebih Dicari
Profesional dengan green skills memiliki tingkat perekrutan sekitar 47% lebih tinggi dibanding tenaga kerja secara umum.
Sumber: LinkedIn Global Green Stocktake, 2025
- Kebutuhan Green Talent Terus Tumbuh
Permintaan green talent tumbuh 2× lebih cepat dibanding pertumbuhan ketersediaan skill-nya, yaitu 8% vs 4%.
Sumber: LinkedIn Economic Graph, 2025
- Industri Carbon Accounting Bertumbuh
Nilai pasar industri geospasial global diproyeksikan menembus US$309 miliar pada tahun 2034.
Sumber: Fortune Business Insights, 2026
Kuota Terbatas
Segera daftarkan dirimu sekarang!
Starter
Untuk Akses Gabung Kelas & Komunitas
Rp 149k
Kelas Zoom Eksklusif
Grup Pakarify Network
Free Notulensi
Free Ebook QGIS Essentials (beli hari Ini)
Professional
Untuk Output Materi & Support Belajar
Rp 179k
Semua Benefit Starter, dan
Kelas Zoom Eksklusif
Grup Pakarify Network
Free Notulensi
Free Ebook QGIS Essentials
Free 2 Ebook AI Premium Pakarify
E-Certificate
Free Recording Kelas Selamanya
*Upgrade ke Exclusive untuk Lifetime Recording + Bonus
CUKUP + RP 89.000 SAJA!
Tambahkan e-course Masterclass QGIS Location Analysis saat daftar kelas utama
